0

Kamus Para Hacker

Friday, June 8, 2012

1. Back Orifice: software buatan kelompok hacker ( Cult of the Dead Cow ) yang digunakan sebagai alat bantu untuk menemukan jalan masuk ke sebuah komputer dan mengendalikannya dari jarak jauh (remote). Versi terakhir yang muncul adalah Back Orifice 2000 yang mampu secara virtual mengendalikan sebuah komputer lain dengan sistem operasi Windows. Untuk bisa menggunakannya hacker harus melakukan langkah curang sedemikian rupa sehingga calon korban menerima dan menjalankan Trojan horse (TH) dalam komputernya.TH ini lazimnya diselipkan (attach file lewat email) dalam sebuah file yang tidak berpenampilan jahat namun sebenarnya mengandung program Back Orifice server tersembunyi di balik itu.
Kalau Back Orifice berhasil terinstall di komputer korban maka bisa dipastikan hacker bisa melakukan banyak hal termasuk mengendalikan (kontrol) komputer korban dari jauh. Dari hanya sekedar melihat, menghapus, menambah file sampai merubah tampilan desktop bisa dilakukan hacker pada komputer korbannya.

2. Black hat: kalau anda anggap www itu analogi wild - wild west maka anda tentu sudah bisa menebak black hat ini ada di pihak yang jahat. Hacker black hat ini juga biasa disebut sebagai "crackers” dengan kemampuan mencuri data atau merusak sistem yang ada dalam komputer korban. Kelebihan black hat adalah kemampuannya untuk menghilangkan jejak hingga tidak bisa dilacak siapa sebenarnya pelaku serangan yang terjadi setelah tujuan tertentu mereka terpenuhi.

3. Buffer overflow: ini adalah sebuah kelemahan yang mudah untuk ditemukan dan dimanfaatkan oleh hacker dalam sebuah sistem. Aplikasi dan Operating System (OS) menyimpan untuk sementara perintah yang mereka dapat di memori tertentu yang biasa disebut buffer memory. Kalau OS atau program tidak bisa dikode secara sempurna maka hacker bisa membuat komputer korban jadi terganggu dengan mengirimkan perintah yang dibuat khusus yang membuat gangguan jadi berlangsung lebih lama. Windows 95 paling rentan kalau sudah berhadapan dengan serangan seperti buffer overflow yang banyak dilancarkan lewat internet ini.
Saat ini serangan serupa sudah jarang dilancarkan pada sebuah komputer. Namun terkadang hacker masih sering melakukannya untuk memperlambat kinerja sebuah situs.

4. Denial-of-service attack : adalah sebuah istilah yang diberikan untuk upaya serangan dengan jalan menurunkan kinerja sebuah web site dengan terus menerus mengulang request ke server dari banyak sumber secara simultan. Serangan seperti ini bertujuan membuat server korban jadi kuwalahan melayani request yang terkirim dan berakhir dengan menghentikan aktivitas atau berhenti dengan sendirinya karena tak mampu melayani request.

5. Distributed denial-of-service attack (DdoS): di masa lalu hacker hanya bisa melancarkan serangan denial-of-service attack dengan mengirimkan request dalam jumlah besar secara simultan dan kontinyu dari sebuah komputer. Namun sekarang hacker bisa mengirimkan serangan dari beberapa komputer yang diaktifkan secara remote. Pada tahun 1998 sebuah kelompok hacker menciptakan program yang memungkinkan seorang hacker mengirimkan sebuah perintah dalam jumlah besar ke komputer korban yang lain agar bisa dikendalikan secara remote. Setelah beberapa komputer korban ada dalam kendalinya, secara bersamaan komputer korban tersebut dikoordinir untuk melancarkan denial-of-service attack kepada korban lain yang menjadi target utama.
Layaknya zombie beberapa komputer yang menjadi korban sebelumnya dikendalikan secara remote untuk melakukan request secara kontinyu dan simultan ke komputer target utama. Serangan serupa DdoS ini sudah
terbukti berhasil melumpuhkan beberapa web server milik situs besar kenamaan seperti Yahoo.com dan eTrade.com. Namun dengan sebuah software pendeteksi dan pengalaman yang cukup admin jaringan di beberapa jaringan besar sudah selayaknya mampu menangkal serangan seperti ini.

6. Exploit: ini merupakan sebuah ungkapan untuk keberadaan sebuah celah keamanan dalam software yang berjalan di sebuah komputer. Lewat exploit inilah peluang untuk melakukan serangan terbuka bagi hacker.
Setiap software atau sistem operasi baru dirilis maka pada saat yang sama genderang perang ditabuh untuk memberi komando pada hacker mulai mencari kelemahannya. Setiap ada kelemahan baru ditemukan oleh para hacker maka pengumuman akan segera tersebar lewat beberapa media yang menjadi forum komuniakasi mereka. Kebanyakan kabar tersebut akan disebarkan di beberapa mailing list seperti CERT, BugTraq, Microsoft’s security bulletins dan beberapa lagi lainnya. Dengan disebarkannya penemuan tersebut pembuat software bisa mengupayakan penangkalnya. Pemakai juga bisa jadi lebih waspada akan terjadinya serangan. Dalam kebanyakan kasus yang terjadi biasanya pemakai software kurang waspada akan kelemahan software yang dipakainya padahal kabar sudah disebar dan penangkal sudah bisa didapat.

7. Firewall: adalah sebuah software program yang dipasang pada sebuah jaringan dan bertugas menjadi penghalang bobolnya akses untuk kepentingan jahat layaknya sebuah saringan. Semua aktivitas keluar dan masuk ke jaringan harus melalui penyaringan ini hingga akses tertentu yang berbahaya bisa dibatasi. Saringan ini juga bisa digunakan untuk mencegah adanya pencurian data berharga dari dalam jaringan oleh pihak lain dari luar jaringan.bisa digunakan untuk mencegah adanya pencurian data berharga dari dalam jaringan oleh pihak lain dari luar jaringan.

8. Hacktivism: adalah aktivitas penyerangan oleh hacker yang dimotivasi oleh simpati tertentu. Hal semacam ini muncul bila aktivis sosial maupun politik menggabungkan kemampuan menyerang yang dimiliki dan menggunakannya untuk kepentingan menarik simpati lebih besar atau unjuk rasa lewat internet.

9. Intrusion detection system (IDS): sama seperti firewall IDS ini merupakan penghambat semua niat jahat yang akan megganggu sebuah jaringan. Bedanya IDS ini lebih mau selangkah dengan kemampuannya memberi peringatan kepada admin server saat terjadi sebuah aktivitas tertentu yang tidak diinginkan admin sebagai penanggung jawab. Selainmemberi peringatan dini IDS juga memberi beberapa alat bantu untuk melacak jenis dan sumber aktivitas terlarang tersebut.

10. Root: istilah ini diadaptasi dari sitem UNIX dimana seorang pengguna bisa memiliki hak pengendalian terbatas pada sebuah sistem. Hacker menggunakan istilah ini untuk menggambarkan kemampuan mereka dalam melancarkan serangan dan menguasai sistem korbannya.

11. Script kiddie: sebuah pola serangan yang sering dilancarkan oleh hacker pemula dengan menggunakan alat bantu ringan yang bisa mereka dapatkan di banyak situs hacker lainnya. Alat bantu yang biasanya berisi sederetan skrip sederhana ini mereka gunakan untuk mendeface atau melancarkan DOS pada korban yang memiliki expolit. Hacker dengan jam terbang yang lebih tinggi biasanya mencibir hacker permula yang menggunakan metode ini karena biasanya mereka hanya menggunakan tanpa tahu teknologi dan konsep yang ada di balik pola serangan yang dilancarkan

12. Trojan horse: adalah sebuah aplikasi yang didesain untuk melakukan sebuah kecurangan namun terselubung dengan kebaikkan. Biasanya metoda yang dipakai adalah dengan menyelipkan (attach file lewat email) sebuah file tertentu yang mengandung trojan horse namun dengan kemasan menarik. Kalau trojan horse berhasil menginfeksi maka bisa dipastikan hacker bisa mendapat akses tak terhingga ke komputer korban. Tiga jenis trojan horse yang popular digunakan adalah Back Orifice, NetBus, dan SubSeven.

13. White hat: hacker dengan kategori ini cenderung lebih memanfaatkan pengetahuan mereka untuk memuaskan rasa ingin tahu bagi intelektualita ketimbang untuk perbuatan jahat yang merusak. Hacker seperti ini sangat anti dengan perusakan sebuah sistem, pencurian data mauoun merusak kinerja sebuah situs. Namun aktivitas mereka tetap saja menjadi tidak legal bila mereka ingin menguji sebuah sistem milik orang lain yang dimana mereka tidak memiliki otoritas untuk itu. Dalam aktivitasnya tidak jarang mereka melakukan perusakan yang tidak disengaja seperti merubah atau menghapus data yang ada. Kebanyakan hacker seperti ini bekerja secara resmi diperusahaan tertentu sebagai programer, konsultan maupun admin server.
2

Cara Hack Facebook Tanpa Menggunakan Software




Cara hack facebook yang akan saya bagikan kali ini lumayan rumit sob, butuh kerja keras dan semangat juang 45' yang mantap. Mungkin kamu punya masalah sama orang lain dan ingin membajak akun facebooknya, atau mungkin kamu punya pacar ( curiga si doi selingkuh ), dan ingin tau apa passwordnya? Ok, langsung kita mulai aja tutorialnya !


Berikut Cara Hack Facebook Tanpa Menggunakan Software 100% Work :



Meditasi Menjelang Hari H
Perbanyak Dzikir dan Sodakoh
Dandan yang Rapih Supaya Ganteng
Minum Obat Asma ( Jika di Perlukan )
Mandi Besar ( Nah Lho ? )
Tingkatkan Rasa Percaya Diri Bahwa Kamu Bisa Menghack Akun FB Orang Itu !
Attention ! Cara Ini Bisa di Lakukan dari Jarak Jauh Maupun Jarak Dekat !



Dari Jarak Dekat, Jika kamu berada di Bandung, tapi cewe kamu berada di Surabaya, kamu telepon dia dan tanyakan apa password facebooknya ( Dengan Nada Melas )
Dari Jarak Dekat, Jika dia berada satu kota dengan kamu, datangi langsung aja ke rumahnya, genggam tangannya... dan, tanyakan apa password facebooknya ( Muka Polos )
Demikian Cara Hack Facebook Tanpa Menggunakan Software, Kurang lebihnya saya ga tanggung jawab hehee :p Salam Olahraga !
0

Cara Deface Website Menggunakan Teknik XSS Vulnerability

Haztak - CybertUdah lama ngga posting tentang tutordefacing website hehee, Sekarang saya akan sempatkan membahas tentang Cyber Gravity lagi nih... yaitu Cara Deface Website Menggunakan Teknik XSS Vulnerability.

Sebelumnya udah pada tau belum apa itu XSS Vulnerability? XSS Vulnerability adalah suatu cara memasukan code/script HTML kedalam suatu website dan dijalankan melalui browser di client. Ok deh, Langsung aja kita bahas bersama Cara Deface Website Menggunakan Teknik XSS Vulnerability ini !

1). Pertama, Masukan Dorknya :


inurl:"/showcatrows.php?CategoryID="


2). Kalo sudah, Pilih salah satu web yang akan kita deface.


Contoh : saya pakai web ini http://www.examsolutions.co.uk/...?CategoryID=13


3). Jika sudah masuk ke halaman web target, kita modifikasi sedikit URL web target dengan menambahkan tanda " dan > setelah angka, tepatnya pada akhir URL. Lalu tambahkan kode HTML deface kita.


Contoh : http://www.examsolutions.co.uk/...?CategoryID=13">

Hacked by Cirebon-Cyber4rt


4). Kemudian tekan Enter.





5). Selesai, Website sudah berhasil kita deface :D


Triknya memang cukup simpel, dimana kita memanfaatkan celah keamanan pada XSS sebuah website dengan memasukan sebuah code/script HTML.


Sekian tutorial deface website kali ini dari saya, semoga artikel tentang Cara Deface Website Menggunakan Teknik XSS Vulnerability ini dapat bermanfaat bagi sobat.
0

Flashdisk Sebagai RAM

eBooster IconRAM(Random Acces Memory) adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori, juga merupakan salah satu jenis memory internal yang menentukan kemampuan sebuah komputer. Memory internal (Internal Memory) bisa disebut juga memory utama (main memory) dan memory primer (primary memory). Komponen ini berfungsi sebagai pengingat.

Jadi semakin besar RAM maka makin Oke PC kita, tapi juga harus ditunjang sama hardware yang lain, percuma kita punya RAM 4GB tapi processornya P2, sama aja.

Untuk menambah RAM ini saya punya suatu cara untuk menambah RAM kita dengan FLASHDISK, yaitu memakai software yang namanya eBoostr_PRO_v3.0_Build_491.

Nih Sedot Softwarenya: http://www.ziddu.com/download/5883710/eBoostr.zip.html

EboostrEboostr merupakan pengembangan dari ReadyBoost dan SuperFetch yang ada di Windows Vista. Software ini dibuat untuk bisa meningkatkan kapasitas memory RAM pada windows XP. Software ini dilengkapi dengan fitur smart caching agar aplikasi dan file dapat bekerja lebih maksimal. Eboostr support dengan perangkat USB dan Non Removable Media Device seperti (CF, SD/SDHC, MMC, DLL) serta dapat menggunakan memory harddisk yang kosong untuk dialokasikan sebagai cache.

Software Eboostr ini dapat mempercepat kinerja PC dengan bantuan Flashdisk. Cara kerjanya ruang kapasitas flashdisk dialokasikan untuk meningkatkan cache memori system sehingga kinerja PC jadi lebih cepat, semakin besar kapasitas flashdisk semakin bagus, mungkin ini bisa dijadikan alternatif untuk menambah memori karena harga flashdisk lebih murah dari RAM. Gunakan hingga empat perangkat flashdisk untuk mempercepat kinerja PC. Software ini dapat menambah kecepatan ke PC tanpa harus upgrade hardware.

Namun Perangkat USB hanya bisa berjalan cepat jika port USB pada komputer sudah verdi 2.0, kalo belum speednya lambat dan kecepatan prosesnya juga berkurang. Untuk penambahan perangkat USB bisa ditambah hingga 4 perangkat yang bisa dipakai untuk ruang cache sekaligus. Ukuran cache pada setiap perangkat bisa mencapai maksimal 4 GB, kalo memakai NTFS ukurannya tidak terbatas.
Cara Memakai:

1. Exctract file EBoostr 3.0 dan masukkan Pass : blackdream
2. Jalankan eboostr.exe [tunggu sampai proses instalasi selesai]
3. Setelah instalasi selesai, Restart Komputer anda.
4. Ebooster akan jalan secara otomatis.
5. Untuk membuat flashdisk menjadi memory RAM tancapkan flashdisk ke komputer.
6. Klik add.
7. Pilih flashdisk yang akan di jadika memory RAM.
8. Tentukan ukuran cache [kalau bisa jangan diubah - ubah].
9. Setelah itu klik “OK” dan tunggu. Proses akan berlangsung lama tergantung berapa besar cache yang digunakan.
10. Setelah selesai akan ada konfirmasi, lalu Klik OK.

Bagi anda pemakai Windows Vista, anda tidak perlu repot – repot download software ini. Anda Tinggal Pakai ReadyBoost. Caranya: Klik kanan FlashDisk, klik properties => Klik tab ReadyBoost. Tinggal anda atur sendiri sesuai keinginan anda.
Jika ingin shut down komputer, harap eject terlebih dahulu. Agar tidak terjadi error.
Review http://haztak21.blogspot.com/ on alexa.com